Pelajar Indonesia Mempopulerkan Bahasa Indonesia Di Tiongkok
Archive : 2013 2014 2015

Persatuan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) Cabang Guilin lagi-lagi mempopulerkan Bahasa Indonesia di Tiongkok, Untuk ke-5 kalinya acara tahunan ini diselenggarakan dan sudah menjadi agenda tahunan PPIT Cabang Guilin .

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya acara Pelatihan Bahasa Indonesia selalu diadakan 3 hari, namun kali ini hanya diadakan selama 1 hari, yaitu pada tanggal 23 November 2014 di China. Setidaknya acara Pelatihan Bahasa Indonesia ini membantu pemerintah dalam meningkatkan fungsi Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional secara bertahap, sistematis, dan berkelanjutan.

Dibuka dengan kata sambutan oleh Bapak Anak Agung Gde Alit Santika selaku Konsulat Jendral Republik Indonesia di Guangzhou yang khusus berkunjung untuk menghadiri acara pelatihan bahasa Indonesia, Beliau menyampaikan harapan agar warga asing dapat berkunjung ke Indonesia.

Pada tahun ini PPIT Cabang Guilin mengadakan pelatihan Bahasa Indonesia yang bertemakan “Yogyakarta” dengan 2 tingkat pengajaran kelas pemula dan kelas menengah, dimana untuk tingkat pemula diajarkan kosakata dan pelafalan, lalu untuk tingkat kelas menengah diajarkan sejarah dan asal usul Candi Prambanan. Selain itu, setiap peserta didampingi mentor mahasiswa Indonesia untuk membantu mempermudah pengajaran. 

"Menyinggung jumlah peserta yang membeludak pada tahun ini, yakni kurang lebih 100 mahasiswa asing berasal dari berbagai negara seperti Tiongkok, Thailand, Kamboja, Uzbekistan, Amerika, Itali, Inggris dan negara-negara lainnya semakin yakin bahwa banyaknya peminat untuk mengenal Bahasa dan Budaya Indonesia," ungkap Andy sebagai pengajar pada Pelatihan Bahasa Indonesia dan juga Dosen Jurusan Bahasa Indonesia di Guangxi Normal University.  

"Banyak Ayi ShuShu (Paman dan Bibi) yang dahulu pernah tinggal di Indonesia setiap tahunnya setia menghadiri Pelatihan Bahasa Indonesia yang diadakan oleh PPIT Cabang Guilin. Mereka sangat antusias dalam mengikuti Pelatihan Bahasa Indonesia dengan gaya Bahasa Indonesia yang masih lancar," ungkapnya.

Kecintaan mereka terhadap Indonesia terlihat jelas dari raut wajah mereka yang begitu gembira. "Saya jadi ingat kampung halaman saya di Lombok sudah sekitar 50 tahun yang lalu saya meninggalkannya,” ungkap salah satu Bibi ketika ditanya oleh pengajar kesan ketika mengikuti Pelatihan Bahasa Indonesia. 

"Tujuan diadakan Pelatihan Bahasa Indonesia ini adalah untuk mempromosikan Bahasa Indonesia ke masyarakat internasional di Guilin agar mereka tahu Bahasa Indonesia itu adalah bahasa kita sendiri bukan Bahasa Inggris dan mereka bisa mengenal Indonesia lebih jauh lagi dan lebih dalam lagi, bukan hanya Bali, mereka tahu Bali seperti apa tapi tidak tahu Indonesia itu apa, dan juga agar mereka tertarik datang ke Indonesia setelah melakukan Pelatihan Bahasa Indonesia," tegas Kenny Barnes selaku ketua PPIT Cabang Guilin.

"Harapan kedepannya warga asing dapat tertarik datang ke Indonesia, yang terpenting mereka sudah tahu dasarnya seperti mengucapkan salam, jadi kita dapat mempromosikan Indonesia dalam bidang bahasa, budaya dan juga pariwisata,” ungkapnya.

"Harapan untuk pelatihan bahasa selanjutnya tidak hanya diadakan di satu tempat tapi diadakan di banyak tempat, sehingga banyak juga warga asing yang semakin berminat belajar Bahasa Indonesia" ungkap David selaku Ketua Acara Pelatihan Bahasa Indonesia dan juga Koordinator Pendidikan PPIT Cabang Guilin.


Penulis : Olivian Ariputra          Editor : Erwin Yuniarto