Malam Kebudayaan Indonesia 2014
Archive : 2014 2015

Malam Kebudayaan Indonesia (MKI) adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh HIMIGNU - PPI Tiongkok Cabang Guilin. Acara MKI ini telah diselenggarakan selama 4 tahun berturut-turut. MKI sendiri dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memperkenalkan keragaman budaya Indonesia kepada masyarakat Internasional terutama di kota Guilin dan Tiongkok keseluruhan tentunya serta dalam rangka turut serta melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Dengan berbagai dukungan dari banyak pihak, MKI selalu sukses menuai sambutan yang meriah dan antusias dari berbagai apresiator dari berbagai daerah.

MKI Ke-V tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 18 Mei 2014. Tema yang akan diusung pada MKI tahun ini adalah Kebudayaan Sunda, dengan judul "Hajat Manten Kabayan Iteung". MKI tahun ini bertujuan untuk memberikan para tamu pengalaman khusus hadir ke acara pernikahan adat budaya Sunda. Acara MKI ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama adalah acara pagi di mana para tamu bisa mencicipi kudapan khas Indonesia, diselingi dengan berbagai pertunjukan tarian, nyanyian, dan juga games-games untuk menyemarakkan suasana. Sesi kedua adalah sesi acara malam yang diselenggarakan di ruangan auditorium dengan kemasan yang lebih mewah dan megah. Menampilkan acara dari mahasiswa Indonesia, mahasiswa Tiongkok, dan juga mahasiswa asing lainnya. Selain itu dimeriahkan dengan Perkusi, Tari Merak, Vokal Grup, Sitkom Kabayan-Iteung, musik kecapi khas Sunda persembahan STISI (Sekolah Tinggi Ilmu Seni Indonesia). Dan yang paling dinanti adalah panitia juga telah menyediakan tiga doorprize menarik; yaitu tiket pesawat Guangzhou-Jakarta-Guangzhou persembahan Garuda Airlines, dan juga voucher menginap persembahan Hotel Padma Bali dan Hotel Padma Bandung.

Maka dengan bangga kami mempersembahkan Malam Kebudayaan Indonesia 2014 yang akan digelar di Guangxi Normal University. Semoga segala upaya yang kami persembahkan hanya untuk Bangsa Indonesia ini dapat melahirkan buah yang baik bukan hanya untuk kami sendiri dan lingkungan sekitar tapi juga untuk kelestarian kebudayaan Indonesia.