Explore Guilin
Archive : 2013 2014

Autumn escape adalah salah satu program kerja Himignu di awal semester musim panas yang bertujuan berwisata sekaligus mempromosikan wisata alam Guilin serta mengenal dan mempererat rasa pertemanan antara mahasiswa Guilin. Autumn escape kali ini bertemakan “Explore Guilin” ke Yao Shan, gunung tertinggi di Guilin dengan pemandangan alam yang luar biasa indahnya. Dilaksanakan pada Sabtu, 27 September 2014 dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang dari 3 negara berbeda, yaitu Indonesia, Kazakhstan, dan Vietnam.

Wisata alam Gunung Yao memiliki pesona dan tantangan tersendiri bagi para pendaki gunung. Di Yao Shan tersedia kereta gantung untuk naik dan turun gunung, namun untuk kesempatan kali ini semua peserta dan panitia mendaki dari bawah kaki gunung sampai ke puncak gunung yang tingginya sekitar 1 km di bawah permukaan laut.

Awalnya kami semua datang dengan keadaan baju yang rapih dan kering, tidak sampai setengah perjalanan semua baju kami pun basah karena air keringat. Bukan jalan aspal yang kita lalui, tetapi jalan setapak tanah, bebatuan yang tak teratur tingginya, serta semak di tepi gunung yang menjadi suatu perjalanan yang menantang. Banyak dari peserta yang tak kuat hingga akhirnya memutuskan untuk beristirahat di tengah jalan, ditambah lagi teriknya cahaya matahari membuat perjalanan ini semakin berat.

Namun, dengan perjuangan dan kebersamaan serta rasa penasaran untuk melihat keindahan alam Guilin dari atas Gunung Yao membuat mereka berhasil mencapai puncak. Rasa lelah dan baju basah terbayarkan sudah. Di puncak gunung semua dapat berfoto ria, berjalan-jalan dan menyaksikan acara hiburan gratis yang menceritakan suku minoritas Guangxi.

Setelah puas beristirahat dan menikmati pemandangan seluruh Guilin, saatnya untuk turun gunung tanpa harus berjalan kaki. Turun setengah gunung dengan menaiki kereta gantung, lalu dilanjutkan dengan naik perosotan duduk, membuat para peserta dan panitia senang dan puas. Kedua wahana ini memanjakan mata semua orang sekaligus merasakan sejuknya angin setelah mendaki Gunung Yao.

Sesampainya di kaki gunung, kita semua langsung menaiki bis dan pulang ke Guangxi Normal University. Selama perjalanan pulang tak sedikit yang tertidur pulas karena kelelahan. 


Penulis : Kenny Barnes          Editor : Erwin Yuniarto