Himignu

Kecil-kecil cabe rawit, julukan inilah yang pas dialamatkan untuk Himignu. Himignu yang merupakan singkatan dari Himpunan Mahasiswa Indonesia Guangxi Normal University, merupakan wadah bagi anak-anak Indonesia yang bersekolah di kota Guilin. Mengapa Guangxi Normal University? Karena di Guangxi Normal University inilah merupakan pusat kegiatan acara dari seluruh rangkaian kegiatan Himignu ini. Anggota dari Himignu tidak hanya berasal dari Guangxi Normal University, namun juga berasal dari Guilin Medical University, Guilin Ligong University, dan Guilin Institute Tourism.

Jumlah keanggotaan dari Himignu tidaklah sebanyak PPI Tiongkok kota cabang lainnya, tiap tahunnya tak pernah lebih dari angka 150 orang, namun organisasi yang berdiri pada 19 April 2009 ini terus berupaya untuk berinteraksi tidak hanya dengan mahasiswa/i Indonesia saja, namun juga dengan mahasiswa/i asing dari negara-negara lainnya. Hal ini terbukti dengan banyaknya program kerja yang telah dilaksanakan, seperti Malam Kebudayaan Indonesia, Bakti Sosial, Pelatihan Bahasa Indonesia, Seminar Motivasi dan Kuliah Terbuka oleh Bapak Konsulat Jenderal Republik Indonesia Bapak Alit Santika, diskusi Kegiatan Sosial Indonesia-Tiongkok, Winter dan Summercamp, dan masih banyak lagi acara lainnya.

Himignu juga merupakan salah satu founding father dari deklarasi pendirian PPI Tiongkok pada tanggal 28 Oktober 2012 di Beijing. Tiap tahunnya, para pengurus bekerja keras, membangun satu nama, untuk selalu membuat terobosan-terobosan program kerja yang unik, bekerja sama dengan berbagai macam pihak, demi satu tekad, mengenalkan dan mengharumkan nama Indonesia di mata masyarakat internasional.

 

Visi

Menghimpun mahasiswa Indonesia serta memperkenalkan kebudayaan Indonesia ke masyarakat Internasional

 

Misi

  1. Menggalang persatuan dan kesatuan di kalangan anggota berlandaskan kesetiakawanan dan kekeluargaan. 

  2. Menyalurkan bakat dan minat pelajar Indonesia di Guangxi Normal University.

  3. Menjadi wadah pengembangan kreatifitas dan bersosialisasi dalam berorganisasi.

  4. Memperkenalkan keanekaragaman, keunikan sosial budaya dan nilai kemasyarakatan Indonesia kepada dunia Internasional.

  5. Membina hubungan baik dengan masyarakat Internasional